kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.185   32,00   0,18%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

Cari sumber pertumbuhan ekonomi baru, ADB: Indonesia perlu tingkatkan ekspor jasa


Rabu, 26 September 2018 / 20:06 WIB
ILUSTRASI. Ekonom ADB Priasto Aji


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Indonesia dinilai perlu mencari sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru. Potensi untuk mendorong pertumbuhan adalah dengan meningkatkan ekspor jasa.

Berdasarkan data dari Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI), ekspor barang konsumsi Indonesia mencapai US$ 43 miliar. Namun, ekspor jasa Indonesia hanya sebesar US$ 6 miliar. Artinya ekspor jasa Indonesia masih terbilang sangat minim.

Ekonom Asian Development Bank (ADB) Priasto Aji menjelaskan, perlu ada peningkatan dan pengembangan ekspor jasa. Maka dari itu, banyak sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang bisa dikembangkan, seperti pengembangan pelayanan jasa dalam sektor pertanian.

"Jadi memang kita ini perlu ada perbaikan. Ekspor kita ini perlu ditingkatkan lagi, terutama dalam ekspor jasa," ujar Priasto Aji. Rabu (26/9).

Priasto juga menilai, Indonesia perlu mencari cara untuk mendorong ekspor dan investasi, agar sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat berlanjut dalam jangka waktu yang panjang.

"Misalnya pelayanan kita dibuat lebih produktif lagi, dengan menggunakan pengembangan teknologi, supaya pelayanan jasa kita menjadi lebih produktif," ujar Priasto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×