kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Cadev Juli 2025 Diproyeksikan Naik di Kisaran US$ 153 Miliar - US$ 155 Miliar


Selasa, 05 Agustus 2025 / 20:29 WIB
Cadev Juli 2025 Diproyeksikan Naik di Kisaran US$ 153 Miliar - US$ 155 Miliar
ILUSTRASI. Petugas merapihkan dan mencatat uang asing dolar Amerika Serikat (US$) di Pooling Center, Bank Mandiri, Jakarta, Senin (8/7/2024). Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan dari LPEM FEB UI, Teuku Riefky, memperkirakan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada Juli 2025 akan mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/07/2024


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan dari LPEM FEB UI, Teuku Riefky, memperkirakan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada Juli 2025 akan mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. 

Ia memproyeksikan angka cadangan devisa akan berada di kisaran US$ 153 hingga 155 miliar, naik dari posisi US$ 152 miliar pada Juni 2025.

Baca Juga: Kebijakan Baru DHE SDA Belum Nendang Kerek Cadangan Devisa, Ini Penyebabnya 

"Jadi untuk cadangan devisa, proyeksi kita di US$ 153 miliar sampai US$ 155 miliar," ujar Riefky kepada Kontan, Selasa (5/8/2025).

Sebagai perbandingan, posisi cadangan devisa pada akhir Juni tercatat sebesar US$ 152,6 miliar. Artinya ada potensi cadev Juli akan meningkat dari posisi bulan sebelumnya.

Baca Juga: Cadangan Devisa Juli Diproyeksi US$ 152 miliar-US$ 155 Miliar, Ini Faktor Penopangnya

“Peningkatan ini ditopang oleh surplus neraca perdagangan yang masih berlanjut, serta penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mendapatkan respons pasar cukup baik,” imbuhnya.

Menurutnya, kedua faktor tersebut menjadi penopang utama dalam menjaga ketahanan eksternal Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×