kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Cadangan Devisa Turun US$ 4 Miliar


Jumat, 04 Juni 2010 / 10:19 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Cadangan devisa turun sebesar US$ 4 miliar menjadi US$ 74,6 miliar. Menurut Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Darmin Nasution, dana US$ 4 miliar itu dipakai untuk dua keperluan.

Pertama, mengendalikan nilai tukar atau kurs agar tidak terlalu jelek pada waktu gonjang ganjing dua minggu terakhir ini. Kedua, digunakan untuk kebutuhan valas dalam rangka membayar utang luar negeri pemerintah.

"Karena pemerintah yang biasa rupiah, valasnya itu selalu BI yang menyediakan. Soal banyaknya mana saya enggak tahu persis angkanya," kata Darmin usai sidang kabinet paripurna di Kantor Kepresidenan, Kamis (3/6).

Kondisi tersebut, lanjut Darmin, masih aman lantaran masih ada 5,7 atau 5,8 bulan untuk kebutuhan ekspor dan membayar utang pemerintah.

Yang jelas, Darmin menjamin BI akan mengumpulkan kembali cadangan devisa. "Begitu situasi tenang, kita bisa pelan pelan mengumpulkannya lagi, jangan khawatir," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×