kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 18.005   -15,00   -0,08%
  • IDX 5.950   33,52   0,57%
  • KOMPAS100 775   4,36   0,57%
  • LQ45 588   3,69   0,63%
  • ISSI 205   0,18   0,09%
  • IDX30 333   1,92   0,58%
  • IDXHIDIV20 411   2,14   0,52%
  • IDX80 88   0,60   0,69%
  • IDXV30 111   0,70   0,64%
  • IDXQ30 107   0,56   0,53%

Cadangan devisa April 2020 naik jadi US$ 127,9 miliar, berikut faktor pendorongnya


Sabtu, 09 Mei 2020 / 05:30 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa (cadev) pada April 2020 meningkat. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi cadev pada akhir bulan lalu sebesar US$ 127,9 miliar atau lebih tinggi dari posisi akhir Maret 2020 yang sebesar US$ 121,0 miliar. 

"Peningkatan cadev pada April 2020 terutama dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan resminya, Jumat (8/5). 

Baca Juga: Gubernur BI: BI mati-matian menstabilkan rupiah

Posisi cadev tersebut setara dengan pembiayaan 7,8 bula impor atau 7,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa ini berada di atas standard kecukupan internasional yang sekitar 3 bulan impor. 

Bank sentral juga optimistis bahwa cadev tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. 

Ke depannya, BI tetap yakin bahwa cadev akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang masih baik.

Baca Juga: BI diyakini mampu menjaga volatilitas rupiah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×