kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Buwas: Jaringan narkoba dikendalikan dari lapas


Rabu, 02 Maret 2016 / 07:37 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisari Jenderal Budi Waseso mengatakan pengendalian dan jaringan terbesar narkoba di Indonesia justru dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Hal tersebut dikatakan pria yang kerap disapa Buwas ini saat menghadiri penandatanganan ribuan PNS Pemprov Bengkulu, Selasa (1/3) di Bengkulu.

"Jaringan besar itu dikendalikan dari lapas dan mereka beroperasi menggunakan teknologi canggih, ini berarti ada keterlibatan oknum lapas," kata dia.

Buwas mengungkap saat ini 50 persen peredaran narkoba dikendalikan dari Lapas, termasuk dilakukan oleh jaringan Freddy Budiman, terpidana mati narkoba.

"Jika peredaran narkoba di Lapas bisa dihentikan artinya 50 persen peredaran di Indonesia bisa diselesaikan," tambahnya.

Beberapa temuannya di beberapa Lapas, beberapa napi bisa mendatangkan narkoba dari luar negeri.

"Mereka memiliki alat yang canggih. Bandarnya dar Pakistan, barangnya dari Taiwan,lalu narkobanya akan dikirim ke Malaysia," ucapnya. (Kontributor Bengkulu, Firmansyah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×