kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.818   -51,00   -0,29%
  • IDX 6.139   -33,37   -0,54%
  • KOMPAS100 809   -8,69   -1,06%
  • LQ45 610   -6,78   -1,10%
  • ISSI 211   -0,17   -0,08%
  • IDX30 345   -3,70   -1,06%
  • IDXHIDIV20 422   -4,42   -1,04%
  • IDX80 92   -1,18   -1,27%
  • IDXV30 113   -1,01   -0,88%
  • IDXQ30 110   -1,40   -1,26%

Bus Sholawat Beroperasi 24 Jam, Permudah Mobilitas Jemaah Indonesia ke Masjidil Haram


Minggu, 03 Mei 2026 / 12:58 WIB
Bus Sholawat Beroperasi 24 Jam, Permudah Mobilitas Jemaah Indonesia ke Masjidil Haram
ILUSTRASI. Selama jemaah haji berada di Makkah, terdapat fasilitas transportasi bernama bus sholawat yang beroperasi selama 24 jam penuh. ?(KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kementerian Haji dan Umroh menyampaikan, selama jemaah haji berada di Makkah, terdapat fasilitas transportasi bernama bus sholawat yang beroperasi selama 24 jam penuh. Layanan ini disiapkan untuk memudahkan mobilitas jemaah haji Indonesia dari dan menuju Masjidil Haram.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umroh Maria Assegaff menyampaikan, jemaah yang akan menuju Masjidil Haram difasilitasi melalui tiga titik pemberhentian, yakni Terminal Syib Amir, Terminal Jabal Ka'bah, dan Terminal Ajyad.

“Sebanyak 452 armada siap beroperasi non-stop. Terdapat 52 bus pula yang merupakan bus khusus hidrolik yang tentunya ramah bagi lansia dan disabilitas,” ungkapnya.

Baca Juga: Hindari Pendorong Ilegal di Masjidil Haram, Jemaah Lansia Diimbau Pakai Kartu Kendali

Maria juga menambahkan, bus sholawat sendiri melayani 21 rute yang dibedakan berdasarkan kode warna dan nomor. Setiap jemaah telah dibekali kartu panduan rute bus sholawat untuk memudahkan penggunaan layanan tersebut. Petugas haji juga disiagakan untuk membantu jemaah yang mengalami kesulitan di lapangan.

Baca Juga: Hingga Minggu (3/5), Sebanyak 77.652 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Layanan ini mulai beroperasi sejak kedatangan jemaah pertama pada 30 April 2026 dan akan berlangsung hingga akhir musim haji. Ia berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh jemaah agar perjalanan ibadah ke Masjidil Haram dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan mudah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×