kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Bulan puasa makin dekat, ekonom BCA perkirakan inflasi April sebesar 0,1%


Jumat, 12 April 2019 / 18:56 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia memperkirakan tingkat inflasi April akan sebesar 0,25% month to month dan sebesar 2,64% secara tahunan. Perkiraan inflasi ini berdasarkan survei pemantauan harga di minggu kedua April.

Berbeda dengan BI, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual justru memperkirakan tingkat inflasi di April akan berkisar 0,1%. Menurut David, kenaikan inflasi ini disebabkan kenaikan bahan makanan dan makanan jadi sebagai persiapan puasa dan lebaran.

"Inflasi sampai bulan puasa memang trennya naik. Karena itu harus waspada. Sebelumnya terjadi deflasi di Februari, tetapi kecil. Jadi bisa naik terus," ujar David kepada Kontan.co.id, Jumat (12/4).

Meski terjadi kenaikan harga, David pun mengatakan kenaikan harga tersebut masih diimbangi oleh panen raya yang terjadi di April hingga awal Mei.

Sementara, David pun memperkirakan pengaruh harga tiket angkutan udara (pesawat) tidak akan menyumbang inflasi yang besar di April.

"Saya lihat tiket pesawat tidak akan naik lagi, jadi pengaruhnya tidak signifikan ke inflasi. Kalau harga tiket bisa diturunkan, ini bisa mendorong penurunan," tutur David.

Lebih lanjut David memperkirakan, tingkat inflasi sepanjang 2019 akan berkisar 3,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×