kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BPS masih kesulitan himpun data e-commerce


Senin, 26 November 2018 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi belanja online


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) masih alami kesulitan untuk menghimpun data e-commerce. "Data e-commerce masih kesulitan meningkatkan partisipasi pelaku," ujar Kepala BPS Suhariyanto usai memberikan sambutan dalam rapat koordinasi Satu Data Indonesia (SDI) menuju revolusi industri 4.0, Senin (26/11).

Suhariyanto bilang kesulitan serupa juga dialami oleh negara lain selain Indonesia. Pasalnya e-commerce merupakan hal yang baru di industri. Sudah banyak pelaku usaha e-commerce yang memberikan data pada BPS. Namun, kebanyakan data tersebut berasal dari pelaku usaha kecil.

"Data dari pelaku utama kami rasa masih kurang," terang Suhariyanto. Oleh karena itu, ke depan, Suhariyanto bilang masih perlu duduk bersama dengan pelaku usaha e-commerce. Hal itu untuk menunjukkan kegunaan data dalam memberikan gambaran besar perkembangan industri e-commerce.

Saat ini BPS baru dapat menyajikan data besar dari e-commerce. Data tersebut antara lain seperti komoditas yang paling banyak dibeli melalui transaksi elektronik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×