Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% pada kuartal IV 2026 mencapai 3,23 juta ton. Jumlah tersebut turun 3,55% atau sekitar 0,12 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, penurunan proyeksi produksi pada kuartal IV 2026 sejalan dengan perkiraan menyusutnya luas panen jagung.
"Potensi luas panen jagung pipilan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2026 diperkirakan mencapai 0,48 juta hektare atau turun sebesar 0,04 juta hektare, atau turun sebesar 7,30% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Luas Panen Menyusut, Produksi Jagung Turun 6,46% Jadi 1,30 Juta Ton per September
Dengan perkembangan tersebut, total luas panen jagung pipilan sepanjang 2026 diperkirakan mencapai 2,71 juta hektare. Angka ini turun tipis 0,06% atau sekitar 0,002 juta hektare dibandingkan luas panen sepanjang 2025.
Meski luas panen diperkirakan sedikit menyusut, produksi jagung sepanjang 2026 masih berpotensi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Ateng menyampaikan, produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% sepanjang Januari-Desember 2026 diperkirakan mencapai 16,39 juta ton. Jumlah tersebut meningkat 1,43% atau sekitar 0,23 juta ton dibandingkan produksi sepanjang 2025.
"Potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% pada kondisi Oktober sampai dengan Desember 2026 diperkirakan sebesar 3,23 juta ton atau mengalami penurunan sebesar 0,12 juta ton atau turun sebesar 3,55% dibandingkan periode yang sama di tahun yang lalu," kata Ateng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














