kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BPS: Indonesia perlu perluas pasar ekspor


Selasa, 15 Agustus 2017 / 22:05 WIB
BPS: Indonesia perlu perluas pasar ekspor


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menilai Indonesia perlu memperluas pasar ekspor agar tidak tergantung terhadap negara tujuan ekspor utama. Terutama ke pasar nontradisional. Apalagi, potensi pasar nontradisional cukup besar.

Ia merujuk pada hasil ekspor Indonesia yang mulai bergerak ke pasar Afrika Selatan, Amerika Latin, Qatar, Turki, hingga Rusia. "Kontribusinya memang masih kecil, tapi ada progres," kata dia, Selasa (15/8).

Misalnya nilai ekspor Indonesia ke Turki, di Juli 2017 sebesar US$ 11,5 juta. Jumlah itu meningkat dari bulan Juni yang mencapai US$ 8,8 juta.

Ia melanjutkan, angka ekspor Indonesia ke negara tersebut secara kumulatif cukup menggembirakan. Ekspor Indonesia Januari-Juli 2017 mencapai US$ 88,2 juta, dua kali lipat dari periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar US$ 44,6 juta.

"Ini menunjukkan pergerakan. Memang kontribusinya masih kecil, tetapi pertumbuhannya menjanjikan," kata Suhariyanto, Selasa (15/8).

Tak hanya itu, ekspor Indonesia ke Rusia Januari-Juli 2017 tercatat sebesar US$ 767,55 juta. Jumlah itu naik 22,05% dibanding periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar US$ 628,88 juta.

"Ke depan kita perlu memperluas pasar ekspor supaya ketergantungan terhadap negara tujuan ekspor bisa lebih bagus lagi," tambah dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×