kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

BPS: Hanya 6 Provinsi Mengalami Inflasi pada Juli 2024, Ada Jabar dan Jatim


Kamis, 01 Agustus 2024 / 11:45 WIB
BPS: Hanya 6 Provinsi Mengalami Inflasi pada Juli 2024, Ada Jabar dan Jatim
ILUSTRASI. BPS melaporkan, dari seluruh provinsi di Indonesia ada enam provinsi yang mengalami inflasi.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, dari seluruh provinsi di Indonesia sebanyak 32 provinsi mengalami deflasi secara bulanan. Sementara 6 provinsi lainnya mengalami inflasi.

Sebagaimana diketahui, terjadi deflasi sebesar 0,18% secara bulanan atau month to month (MtM) pada Juli 2024. Deflasi ini terjadi dalam tiga bulan berturut-turut sejak Mei 2024.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, deflasi terdalam terjadi di provinsi Sumatera Barat sebesar 1,07% MtM.

Baca Juga: BPS: Deflasi Juli 2024 Didorong Harga Bergejolak Seperti Bawang Merah Hingga Tomat

“Sementara itu, inflasi tertinggi terjadi di Papua Barat Daya sebesar 0,25% MtM,” tutur Amalia dalam konferensi pers, Kamis (1/8).

Adapun 6 wilayah lainnya yang mengalami inflasi diantaranya, Papua Barat sebesar 0,13% MtM, Papua Tengah sebesar 0,12% MtM, Bali sebesar 0,10% MtM, Jawa Barat 0,06% MtM, dan Jawa Timur 0,04% MtM.

Amalia menyampaikan, penyumbang deflasi terdalam pada Juli 2024 adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan deflasi sebesar 0,97%, dan meberikan andil deflasi sebesar 0,28%.

Sementara itu, terdapat komoditas yang memberikan andil inflasi, antara lain cabai rawit dan beras dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,04%.

Kemudian, emas, perhiasan, kopi bubuk, kentang, sigaret kretek mesin dan sigaret kretek tangan dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,01%.

“Catatan lainnya, kelompok pendidikan juga memberikan andil inflasi  terbesar yaitu 0,04%, atau mengalami inflasi sebesar 0,69%,” ungkapnya.

Lebih lanjut, tingkat inflasi tahunan atau year on year (YoY) pada Juli 2024 mencapai 2,13%, atau juga melandai dari inflasi tahunan di Juni 2024 sebesar 2,51%.

Baca Juga: BPS: Terjadi Deflasi 0,18% pada Juni 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×