kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.916   3,00   0,02%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BPS catat masih ada ketimpangan laki-laki dan perempuan dalam pekerjaan


Senin, 06 Mei 2019 / 22:01 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) masih mencatat adanya ketimpangan dalam partisipasi kerja antara laki-laki dan perempuan. Berdasarkan data yang dirilis, Senin (6/5), tingkat partisipasi angkatan kerja per Februari 2019 untuk laki-laki mencapai 83,18% sedangkan perempuan hanya 55,50%. '

"Dengan catatan kalau dibandingkan Februari 2018 tingkat partisipasi angkatan kerja laki-laki naik lebih tinggi dari 83,01% menjadi 83,18% sementara perempuan hanya naik 0,06% poin," imbuh Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Senin (6/5).

Adapun dari segi penerimaan gaji juga memperlihatkan ketimpangan antara Laki-laki dan Perempuan. BPS mencatat rata-rata gaji laki-laki Rp 3,05 juta per bulan sedangkan perempuan hanya Rp 2,33 juta per bulan.

Sementara itu rata-rata gaji buruh pada Februari 2019 sebesar 2,79 juta per bulan. Dengan rata-rata gaji tertinggi di bidang Pertambangan dan Penggalian yaitu sebesar Rp 5,08 juta, sedangkan rata-rata gaji tertinggi di sektor jasa lainnya yang sebesar Rp 1,68 juta rupiah.

Adapun sektor yang rata-rata gaji per bulan berada di bawah rata-rata upah buruh nasional adalah jasa pendidikan, industri pengolahan, pengadaan air, perdagangan, akomodasi serta makan minum dan pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×