CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

BPS Catat Impor Agustus 2024 Sebesar US$ 20,67 Miliar


Selasa, 17 September 2024 / 11:36 WIB
BPS Catat Impor Agustus 2024 Sebesar US$ 20,67 Miliar
ILUSTRASI. BPS mencatat, impor pada Agustus 2024 mencapai US$ 20,67 miliar atau turun 4,93% dibanding Juli 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Impor Indonesia pada Agustus 2024 mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, impor pada Agustus 2024 mencapai US$ 20,67 miliar atau turun 4,93% month on month (mom) jika dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US$ 21,74 miliar.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan bahwa nilai impor minyak dan gas (migas) pada periode tersebut mencapai US$ 2,65 miliar, atau turun 25,56% MoM jika dibandingkan Juli 2024.

Baca Juga: BPS Catat Ekspor Agustus 2024 Naik 5,97% Menjadi US$ 23,56 Miliar

Sementara nilai impor nonmigas mencapai US$ 18,02 miliar, atau turun 0,89% MoM jika dibandingkan bulan sebelumnya.

"Penurunan nilai impor secara bulanan ini disebabkan oleh penurunan nilai impor migas dengan andil sebesar -4,18%, sementara andil penurunan nilai impor non migas sebesar -0,75%, " kata Pudji dalam konferensi pers, Selasa (17/9).

Meski begitu, Pudji melihat impor Agustus 2024 yang mencapai US$ 20,67 miliar justru meningkat 9,46% year on year (YoY) atau secara tahunan dibandingkan Agustus 2023.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Agustus 2024 Diproyeksi Catat Surplus hingga US$ 2,38 Miliar

Dia menambahkan, nilai impor migas mengalami penurunan 0,51% secara tahunan yang disebabkan oleh penurunan rata-rata harga agregat.

Sementara itu untuk non migas nilainya naik sebesar 11,09% secara tahunan dengan komoditas yang mengalami peningkatan tertinggi terjadi pada komoditas biji logam perak dan abu yang meningkat 126,92%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×