kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

BPKP Soroti Perbedaan Data Perkebunan Sawit Rakyat


Kamis, 07 Juli 2022 / 20:44 WIB
BPKP Soroti Perbedaan Data Perkebunan Sawit Rakyat
ILUSTRASI. Luas Kebun Sawit Terus Bertambah: Warga melintas di areal perkebunan kelapa sawit, Candali, Bogor, JAwa Barat, Jumat (11/02). BPKP Soroti Perbedaan Data Perkebunan Sawit Rakyat.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Kemudian, BPKP nantinya akan berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Anggaran dan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Satgas Pangan Polri.

Beberapa objek yang akan diaudit diantaranya terkait pemeriksaan pajak dan pemeriksaan ekspor.

"Jadi kita lihat luas sekali, karena luas tidak mungkin kewenangannya ada di kami semua, yang tidak bisa masuk kewenangan kami, kami akan berkolaborasi dengan instansi yang berwenang," terang Ateh.

Baca Juga: Batasan Luas Kebun Sawit Per Korpotasi Tak Efektif

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) Yulhaidir mengatakan, para bupati akan mengirimkan data perkebunan sawit kepada BPKP secepatnya.

Ia bilang data tersebut sudah ada karena seluruh kabupaten/kota sudah memiliki datanya yang dihimpun melalui dinas pertanian dan/atau dinas perkebunan.

"Hari ini sekitar 20 persenlah (data yang telah diberikan). Besok mungkin lebih. Intinya secepatnya (memberi data lahan sawit)," ucap Yulhaidir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×