kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.821   -7,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

BPKM: Peluang Investasi Kian Terbuka Lebar


Senin, 09 Agustus 2010 / 11:40 WIB
BPKM: Peluang Investasi Kian Terbuka Lebar


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Peluang investasi bagi pihak swasta bakal semakin lebar. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperkirakan peluang investasi tersebut setidaknya senilai Rp 1.679 triliun atau sebesar 53% dari total investasi pada 2014 yang mencapai Rp 3.168 triliun pada 2014 mendatang.

Nilai investasi tersebut jauh lebih besar dari tahun ini. Tahun 2010 ini, total peluang investasi hanya Rp 1.897 triliun, dengan peranan pihak swasta sekitar Rp 1 triliun.

Direktur Deregulasi BKPM Indra Darmawan mengatakan peluang investasi swasta semakin besar lantaran kemampuan pemerintah sangat kecil. “APBN kita hanya mampu mendanai 19% proyek,” kata Indra dalam acara seminar kepastian hukum dalam proyek investasi kerjasama pemerintah-swasta, Senin (9/8).

Untuk pihak swasta, peluang investasi tersebut akan dibagi dalam beberapa kelompok. BKPM menghitung porsi investasi skala kecil dan menengah sebesar 30%. Nantinya, investasi skala mini akan dikelola oleh pemerintah daerah atau BKPM Daerah (BKPMD) bersama investor domestik.

Kemudian, untuk skala besar, BKPM menghitung porsi investasinya sebesar 16%. Nantinya, pemerintah akan melibatkan investor domestik dan asing di sektor minyak dan gas dan pertambangan. “Investor asing akan mendapat porsi 80%,” tandas Indra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×