kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

BNPB kucurkan dana awal Rp 1 miliar untuk banjir Sulsel


Kamis, 24 Januari 2019 / 12:38 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

Alat deteksi bencana

Dalam kesempatan yang sama, Doni juga menyampaikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan personel TNI untuk menjaga alat pendeteksi dini bencana

"Mengenai pengaman alat pendeteksi dini bencana seperti sensor di berbagai lokasi bencana, perlu ada sistem integrasi untuk pengamanan yang lebih baik," katanya.

Hal itu untuk menghindari kerusakan dari alat itu sendiri akibat masyarakat. "Kadang-kadang yang hilang (diambil masyarakat) itu yang sederhana seperti aki, solar, dan sebagainya tapi ini mengakibatkan barang tidak berfungsi," jelas Doni.

Sehingga, kalau ada bencana alam alat tersebut tidak bekerja dengan baik dan berakibat sangat besar. Pun pengaturannya juga akan bekerjasama dengan lembaga yang bertanggung jawab seperti, BMKG, BIG, BPPT, dan LIPI.

"Semuanya yang secara teknis selalu ditugaskan negara untuk menyiapkan alat ini. Selanjutnya di mana alat ini ditempatkan? Kemudian bagaimana peraturan pengamannya? Oleh TNI kedepan," tutup Doni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×