kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.479   -51,00   -0,29%
  • IDX 6.747   -111,69   -1,63%
  • KOMPAS100 897   -18,85   -2,06%
  • LQ45 659   -10,67   -1,59%
  • ISSI 244   -3,62   -1,46%
  • IDX30 372   -4,63   -1,23%
  • IDXHIDIV20 456   -5,76   -1,25%
  • IDX80 102   -1,79   -1,72%
  • IDXV30 130   -1,74   -1,32%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,06%

BNPB kucurkan dana awal Rp 1 miliar untuk banjir Sulsel


Kamis, 24 Januari 2019 / 12:38 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

Alat deteksi bencana

Dalam kesempatan yang sama, Doni juga menyampaikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan personel TNI untuk menjaga alat pendeteksi dini bencana

"Mengenai pengaman alat pendeteksi dini bencana seperti sensor di berbagai lokasi bencana, perlu ada sistem integrasi untuk pengamanan yang lebih baik," katanya.

Hal itu untuk menghindari kerusakan dari alat itu sendiri akibat masyarakat. "Kadang-kadang yang hilang (diambil masyarakat) itu yang sederhana seperti aki, solar, dan sebagainya tapi ini mengakibatkan barang tidak berfungsi," jelas Doni.

Sehingga, kalau ada bencana alam alat tersebut tidak bekerja dengan baik dan berakibat sangat besar. Pun pengaturannya juga akan bekerjasama dengan lembaga yang bertanggung jawab seperti, BMKG, BIG, BPPT, dan LIPI.

"Semuanya yang secara teknis selalu ditugaskan negara untuk menyiapkan alat ini. Selanjutnya di mana alat ini ditempatkan? Kemudian bagaimana peraturan pengamannya? Oleh TNI kedepan," tutup Doni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×