kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BKPM: Realisasi investasi kuartal III-2020 mencapai Rp 209 triliun


Jumat, 23 Oktober 2020 / 11:38 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia Sebut Masalah Investasi Terkendala di Daerah. BKPM Sebut Masalah Investasi Terkendala di Daerah. DOK BKPM


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi di kuartal III-2020 mencapai Rp 209 triliun.

Pencapaian di periode Juli sampai September 2020 itu tumbuh 1,8% year on year (yoy). Dus, dengan realisasi tersebut, BKPM sudah mengumpulkan investasi sebanyak 74,8% dari target akhir tahun sejumlah Rp 817,2 triliun.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, realisasi investasi di kuartal III-2020 lalu sudah mengindikasikan pemulihan dibanding dengan kuartal II-2020 yang anjlok 4,3% yoy. Secara kuartalan pun pertumbuhan investasi mencapai 8,9%.

Baca Juga: BKPM : Minat usaha mikro tetap jadi juara di masa pandemi

“Masa krisis investasi karena pandemic sudah terlewatkan krisisnya itu di kuartal II-2020,” kata Bahlil dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Kuartal III-2020, Jumat (23/10).

Adapun dari sisi asal investasi, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 102,9 triliun tumbuh 2,1% yoy. Sementara untuk penanaman modal asing (PMA) senilai Rp 106,1 triliun. 

Sementara itu, realisasi investasi di kuartal III-2020 itu mampu menyerap 295.387 orang yang berasal dari 45.726 proyek investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×