kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bioskop di Jakarta segera di buka, ini rekomendasi Satgas Covid-19


Rabu, 26 Agustus 2020 / 09:58 WIB
ILUSTRASI. Simulasi pembukaan bioskop di masa pandemi


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - Satuan Tugas (Satgas) memberikan lampu hijau bagi pemerintah daerah untuk membolehkan bioskop beroperasi kembali pasca penutupan selama pandemi virus corona Covid-19.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adasmito menyatakan tim pakar Satuan Tugas Covid-19 sudah membuat kajian dengan mempertimbangkan berbagai hal aspek kesehatan sosial dan ekonomi mengenai pembukaan bioskop ini.

"Bioskop punya peran penting, karena imun masyarakat bisa meningkat kalau bahagia masyarkat dengan hiburan," kata Wiku, Rabu (26/8).

Wiku menegaskan pertimbangan kesehatan dengan protokol yang ketat menjadi dalam pembukaan cinema dan bioskop.

Selain itu Wiku menjelaskan, perlu proses panjang sebelum pembukaan bioskop dan cinema.

Pertama, adanya pra kondisi untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pendukungnya juga penyelenggaraan termasuk masyarakat.

Kedua, melihat aspek timing tidak semua sama waktunya agar memastikan agar ada perhitungan matang.

Ketiga, melakukan dan melihat prioritas sektor dan konteks fasilitas mana yang dibuka
dengan melakukan simulasi.

Selain itu, Wiku meminta agar pelaku usaha memastikan antrean masuk dan keluar di bioskop dengan menjaga jarak 1,5 meter. 

"Agar tak terjadi kontak antar pengunjung, sehingga perlu training yang baik bagi karyawan bioskop," katanya.

Tim Pakar Gugus Tugas juga menyarankan pengunjung bioskop dan cinema, yang datang adalah berusia rentang minimal 12 tahun - maksimal 60 tahun. 

"Tidak memiliki penyakit penyerta lain seperti jantung paru ginjal dan imunitas rendah lainya kondisi sehat tak ada gejala dan tidak demam, sakit tenggorokan, pilek dan lain-lain," katanya.

Selain itu selama menonton, pengunjung tak boleh makan dan minum harus selalu memakai masker. "Pemutaran film waktunya tidak lebih dari 2 jam," katanya.

Tim Pakar juga meminta pelaku usaha bioskom mengatur jarak kursi antarpenonton dengan baik, dan tak ada kontak dengan petugas yang bekerja," katanya.

Wiku Adisasmito juga meminta masyarakat tetap disiplin seluruh pengunjung gunakan masker

Tidak hanya itu syarat jenis masker yang digunakan oleh penonton bioskop juga tidak asal-asalan. 

"Kami sarankan masker yang digunakan paling tidak setara atau lebih baik dari masker bedah untuk memastikan tidak terjadi potensi penularan antarpengunjung," katanya.

Sementara pemesanan tiket secara online tidak ada fisik. Pemesanan online ini sekaligus untuk mencatat data agar memudahkan tracing dengan baik bagi pengunjung bioskop.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×