kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.973   -39,00   -0,22%
  • IDX 5.981   94,71   1,61%
  • KOMPAS100 791   15,92   2,05%
  • LQ45 597   9,87   1,68%
  • ISSI 204   3,46   1,72%
  • IDX30 340   5,62   1,68%
  • IDXHIDIV20 420   5,94   1,44%
  • IDX80 89   1,70   1,94%
  • IDXV30 112   1,92   1,74%
  • IDXQ30 110   1,54   1,42%

BI Telah Membeli SBN di Pasar Perdana Rp 17,81 Triliun Hingga 14 April 2022


Selasa, 19 April 2022 / 15:58 WIB
ILUSTRASI. BI Telah Membeli SBN di Pasar Perdana Rp 17,81 Triliun Hingga 14 April 2022


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) masih memegang teguh janjinya dalam membantu pemerintah dengan mendanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022. 

Langkah ini dilakukan bank sentral dengan membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana. Kesepakatan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Keuangan dan Gubernur BI yang berlaku hingga 31 Desember 2022. 

Dari awal tahun 2022 hingga 14 April 2022, Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyebut, BI sudah membeli SBN di pasar perdana sebesar Rp 17,81 triliun, guna membantu program pemulihan ekonomi nasional. 

Baca Juga: IHSG Terkoeksi 1,05%, Asing Banyak Menjual Saham-Saham Ini, Selasa (19/4)

“Ini melalui mekanisme lelang utama, greenshoe option, maupun pembelian langsung (private placement),” jelas Perry dalam pembacaan hasil Rapat Dewan Gubernur BI April 2022, Selasa (19/4). 

Perry menegaskan, pembelian SBN tersebut telah mempertimbangkan kondisi pasar SBN dan dampaknya terhadap likuiditas perekonomian. 

Adapun, per Maret 2022, likuiditas perekonomian juga tetap longgar, yang tercermin dari uang beredar dalam arti sempit (M1) yang tumbuh 18,68% yoy dan uang beredar dalam arti luas (M2) yang tumbuh 13,27% yoy. 

Baca Juga: BSI dan Alami Berkolaborasi Perkuat Segmen SME dan Mikro

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×