kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.925   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.174   54,70   0,89%
  • KOMPAS100 796   7,48   0,95%
  • LQ45 609   5,82   0,97%
  • ISSI 215   2,35   1,11%
  • IDX30 339   3,32   0,99%
  • IDXHIDIV20 433   4,04   0,94%
  • IDX80 91   0,90   1,00%
  • IDXV30 118   1,38   1,18%
  • IDXQ30 110   0,83   0,76%

BI sebut inflasi per minggu ketiga April 2018 sebesar 0,12%


Jumat, 20 April 2018 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. Penjualan daging sapi


Reporter: Fauzan Zahid Abiduloh | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menurut Survei Pemantauan Harga (SPH) pekan ketiga April tahun ini, Bank Indonesia (BI) umumkan bahwa inflasi berada di 0,12% secara month to month (mtm) atau 3,44% secara tahunan (yoy).

Deputy Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru, Dody Budi Waluyo menyebut pertumbuhan inflasi itu utamanya didorong oleh beberapa faktor.

"Faktornya adakah inflasi pangan, seperti daging ayam, telur ayam, bawang merah, dan cabe merah," sebutnya.

Kenaikan harga-harga pangan utamanya disebabkan oleh kenaikan harga minyak dunia.

Sebelumnya, per Maret 2018, BI mencatat pertumbuhan inflasi sebesar 3,40%. Kendati begitu, kenaikan inflasi bulan ini dikatakan masih dalam kendali.

Pasalnya, pemerintah tidak akan melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi.

"Hal itu dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×