kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BI, Pemerintah, dan OJK dorong kredit dan pembiayaan dunia usaha


Kamis, 25 Maret 2021 / 17:23 WIB
BI, Pemerintah, dan OJK dorong kredit dan pembiayaan dunia usaha
ILUSTRASI. Kasir bank mengitung uang menggunakan mesin uang di Bank BNI jakart pusat (7/9). BI, Pemerintah, dan OJK dorong kredit dan pembiayaan dunia usaha.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Berbagai upaya terus dilakukan oleh otoritas untuk berhasil menangkap peluang perbaikan ekonomi. Salah satunya, adalah dengan mendorong kredit dan pembiayaan dunia usaha. 

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Sugeng, mengungkapkan, bank sentral bersama dengan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera melakukan pertemuan dengan dunia usaha dan perbankan untuk membahas ini. 

“Untuk menangkap peluang perbaikan ekonomi, kami akan bertemu untuk membahas peningkatan kredit dan pembiayaan,” ujar Sugeng, Kamis (25/3) via video conference. 

Baca Juga: OJK sebut sudah ada ruang untuk penurunan suku bunga kredit perbankan

Sugeng menambahkan, upaya ini dilakukan untuk meningkatkan geliat dunia usaha, seiring dengan kemudahan untuk mendapatkan pembiayaan. 

Geliat dunia usaha ini tak hanya berpotensi untuk memenuhi permintaan dalam negeri, tetapi juga ada beberapa yang bisa mengirim barang ke luar negeri (ekspor). Dengan begitu, ada peluang besar bagi ekspor Indonesia semakin meningkat. 

Nah nantinya, pertemuan ini akan melibatkan dunia usaha yang masuk ke dalam sektor prioritas, seperti usaha yang masuk dalam kategori sektor berdaya tahan, sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sektor penopang ekonomi dan berorientasi ekspor. 

Sugeng optimistis, langkah-langkah yang dilakukan oleh BI nantinya bisa membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini bisa tumbuh positif di kisaran 4,3% hingga 5,3%. 

Selanjutnya: Multifinance siap bayar obligasi yang bakal jatuh tempo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×