kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.677   91,00   0,52%
  • IDX 6.529   -194,59   -2,89%
  • KOMPAS100 864   -28,90   -3,24%
  • LQ45 642   -15,41   -2,34%
  • ISSI 236   -7,11   -2,93%
  • IDX30 364   -7,05   -1,90%
  • IDXHIDIV20 450   -5,62   -1,23%
  • IDX80 99   -3,00   -2,95%
  • IDXV30 127   -2,42   -1,87%
  • IDXQ30 118   -1,60   -1,34%

BI dorong kolaborasi perbankan dengan fintech


Senin, 27 Mei 2019 / 18:34 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) tengah mendorong kolaborasi perbankan dengan fintech untuk menuju transformasi digital. Untuk itu bank sentral berencana menerapkan BI fast payment.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengatakan, BI fast payment diharapkan bisa menyediakan layanan realtime, non-stop dan biayanya murah. BI menjanjikan biaya transfer yang lebih rendah dari saat ini yang sebesar Rp 6.500.

"Nanti bulan Juli untuk bridging sebelum ke BI fast payment, sistem klirin nasional Bank Indonesia akan turun menjadi Rp 3.500. Dengan BI fast payment turun lagi nanti kita akan hitung," ujarnya Filianingsih saat bincang-bincang media di Gedung BI, Senin (27/5). 

Ia menambahkan platform BI fast payment ini nantinya bisa mencegah terjadinya krisis. Pasalnya dana yang ditransaksikan akan lebih cepat diserahterimakan. Sehingga tidak perlu menunggu berhari-hari untuk mendapatkan injeksi likuiditas.

Skema ini nantinya digambarkan mirip dengan pembayaran ritel dengan PromptPay di Thailand serta PayNow di Singapura. Keduanya adalah skema pembayaran uang elektronik nasional menggunakan QR Code yang telah distandarisasi. Skema tersebut menggunakan satu identitas digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×