kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Meningkat, BI mencatat cadangan devisa Desember 2019 sebesar US$ 129,2 miliar


Rabu, 08 Januari 2020 / 10:30 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Bank Indonesia, Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada Desember 2019 meningkat. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadev pada bulan Desenber 2019 adalah sebesar US$ 129,2 miliar atau meningkat dari bulan November 2019 yang sebesar US$ 126,6 miliar.

"Perkembangan cadev pada Desember tahun lalu dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, dan penerimaan valuta asing (valas) lainnya," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan resminya terkait cadev, Rabu (8/1). 

Baca Juga: BI prediksi defisit transaksi berjalan 2019 sekitar 2,7% PDB

Onny menambahkan bahwa posisi cadev tersebut setara dengan pembiayaan 7,6 bulan impor atau 7,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ini juga berada di atas standard kecukupan internasional, sekitar 3 bulan impor.

BI menyatakan bahwa posisi cadev pada Desember tahun lalu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan domestik.

Untuk ke depan, BI optimistis cadev tetap bisa memadai, terutama dengan adanya stabilitas dan prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik.

Baca Juga: BI: Inflasi Desember diperkirakan hanya 0,55%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×