kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45793,17   3,27   0.41%
  • EMAS1.048.000 1,85%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN -0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

BI catat arus modal asing masuk Rp 1,57 triliun ke Indonesia


Rabu, 22 April 2020 / 17:26 WIB
BI catat arus modal asing masuk Rp 1,57 triliun ke Indonesia
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan konferensi pers melalui fasilitas live streaming di Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melihat ada arus modal asing yang masuk ke Indonesia dalam periode 13 April 2020 hingga 20 April 2020. Bank sentral pun mencatat, net inflow yang masuk sebesar RP 1,57 triliun.

Gubernur BI Perry Warjiyo pun memerinci, dari total tersebut, sebanyak Rp 4,37 triliun arus modal asing mengalir ke Surat Berharga Negara (SBN). Sayangnya, di pasar saham tercatat arus modal asing yang kabur sebesar Rp 2,8 triliun.

Baca Juga: Wabah corona mereda di semester II, ekonomi Indonesia bisa tumbuh 2,5%

"Tetapi dengan adanya net inflow ini menunjukkan bahwa secara bertahap confidence investor asing terhadap Indonesia, khususnya dalam investasi portofolio berangsur-angsur mengalami kenaikan," kata Perry, Rabu (22/4) lewat video conference.

Menurutnya, ada beberapa hal yang mampu meningkatkan optimisme konsumen terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Pertama, imbal hasil (yield) SBN yang masih menarik. Ini bisa diukur dengan yield spread SBN tenor 10 tahun dan US Treasury tenor 10 tahun yang sebesar 7,13%.

Selain itu, ini juga terlihat dari yield riil atau setelah dikurang inflasi yang juga masih 4,6% dan tercatat lebih tinggi dari negara lain seperti Meksiko, India, dan negara Asia lainnya.

Kedua, adanya perbaikan indikator premi risiko global. Ini terlihat dari salah satu indikator, VIX yang sebesar 43,8 atau menurun dari 83,3 di minggu kedua bulan Maret yang merupakan puncak penyebaran Covid-19.

Baca Juga: BI: Rupiah bisa berada di Rp 15.000 per dolar AS pada akhir tahun

Untuk selanjutnya, Perry pun optimis dengan adanya potensi inflow yang jauh lebih besar ke depannya. Apalagi, bila wabah ini berakhir. Selain itu, optimisme ini juga didasari oleh pola historis inflow yang terjadi di Indonesia.

Ia mengambil contoh, pada periode dari tahun 2011 - 2019 pada saat terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang menyebabkan ketidakpastian global, tercatat ada arus modal asing yang keluar kurang lebih Rp 29,2 triliun di SBN dalam kurun waktu 4 bulan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×