kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Basuki Pastikan Kebakaran di Bukit Soeharto Tak Ganggu Proyek IKN


Rabu, 21 Oktober 2026 / 21:47 WIB
Basuki Pastikan Kebakaran di Bukit Soeharto Tak Ganggu Proyek IKN
ILUSTRASI. RDP Komisi II DPR dengan OIKN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bukit Soeharto, Kalimantan Timur, tidak mengganggu proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Basuki mengatakan, lokasi kebakaran berada cukup jauh dari kawasan pembangunan IKN. Karena itu, kebakaran tersebut tidak berdampak langsung terhadap pengerjaan proyek di ibu kota baru.

"Enggak. Itu di Bukit Soeharto. Jadi jaraknya cukup jauh, jauh," ujar Basuki saat ditemui di Istana Kepresidenan, Rabu (21/10/2026). 

Basuki mengungkapkan, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 1.600 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 900 hektare berada di kawasan Bukit Soeharto, sedangkan sekitar 600 hektare lainnya merupakan lahan perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga: IKN Raih Investasi Rp 4 Triliun dari Investor China dan Korea Selatan

"Jadi sekitar 1.600 hektare yang terbakar kemarin, ya. Yang 900 hektare itu di kawasan Bukit Soeharto," kata Basuki.

Ia menjelaskan, Bukit Soeharto merupakan kawasan hutan dengan luas sekitar 64.000 hektare. Namun, menurut Basuki, luas hutan yang tersisa kini sekitar 34.000 hektare. 

Basuki menambahkan, OIKN melakukan penertiban di kawasan tersebut. Dalam prosesnya, ia mengakui sempat terjadi sedikit gesekan dengan masyarakat.

Terkait penanganan kebakaran, Basuki mengatakan pemadaman dilakukan melalui jalur darat. Ia menyebut telah dua kali ikut serta dalam upaya pemadaman di lokasi kebakaran.

"Dua kali saya ikut pemadaman darat. Karena enggak terlalu luas. Hanya 1.600 hektare, tapi di banyak tempat," ungkapnya. 

Menurut Basuki, penanganan melalui jalur darat dinilai cukup untuk mengatasi kebakaran tersebut. OIKN pun tidak berencana melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menangani titik api di kawasan itu.

"Enggak, enggak, enggak. Jadi cukup dengan darat saja," ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur mencatat akumulasi luas kebakaran di kawasan hutan mencapai 1.393,16 hektare sepanjang periode 1 Agustus hingga 18 Oktober 2026.

Baca Juga: Polri Tetapkan 11 Tersangka Korporasi Penyebab Karhutla, 3 Diantaranya Asing

“Berdasarkan rekapitulasi penanganan, luasan kawasan hutan yang terbakar mencakup sekitar 40,85 persen dari total karhutla di Kaltim,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Rusmadi di Samarinda, Selasa (19/10/2026). 

Secara keseluruhan, akumulasi luasan kebakaran hutan dan lahan di Kaltim pada periode tersebut tercatat mencapai 3.410 hektare.

Kebakaran terbesar terjadi di Areal Penggunaan Lain luar kawasan hutan negara yang mencapai 2.017,5 hektare atau sekitar 59,15 persen.

“Meskipun sebagian besar kebakaran berada di area APL, tekanan pada kawasan hutan tetap memerlukan mitigasi terpadu,” ujar Rusmadi.

Rincian luasan karhutla di kawasan hutan meliputi Hutan Produksi seluas 1.060,85 hektare dan Hutan Konservasi seluas 156,1 hektare.

Baca Juga: OPSI Usul Upah Minimum 2027 Naik 7%-9%, Minta Acuan KHL

Kebakaran juga melanda hutan lindung seluas 126,32 hektare, hutan produksi terbatas 47,89 hektare, serta hutan produksi konversi seluas dua hektare.

“Hutan Produksi menjadi area paling rentan di kawasan hutan negara sehingga patroli pencegahan terus kami tingkatkan,” tutur Rusmadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×