kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Baru perekam suara Sukhoi yang ketemu


Rabu, 16 Mei 2012 / 10:07 WIB
ILUSTRASI. Murah, harga mobil bekas Honda Mobilio hanya dari Rp 90 juta untuk varian ini


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

BOGOR. Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Daryatmo memastikan benda yang ditemukan tim SAR, Selasa kemarin, merupakan cockpit voice recorder atau CVR dari pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Kabupaten Bogor. VCR adalah bagian dari flight recorder yang kerap disebut sebagai black box.

Kepala Basarnas hadir bersama Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi Tatang Kurniadi untuk memberikan keterangan terkait penemuan CVR di posko Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/5) pagi.

"Ada bagian lain dari flight recorder yang belum ketemu, yakni flight data recorder (FDR) . Pencarian akan terus dilakukan untuk menemukannya," kata Daryatmo.

Tatang menambahkan, CVR berfungsi merekam pembicaraan antara pilot dengan pilot, pilot dengan pengendali lalu lintas udara, penumpang, dan lainnya. Alat itu dibutuhkan untuk menganalisa penyebab jatuhnya pesawat.

Adapun FDR merekam segala data tentang penerbangan, antara lain kecepatan pesawat, kemiringan, dan ketinggian. Dengan CVR dan FDR, penyebab kecelakaan penerbangan bisa lebih mudah dianalisa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×