kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Bappenas masih gunakan PINA sebagai skema pembiayaan alternatif


Rabu, 04 Maret 2020 / 02:10 WIB


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Seperti diketahui, masa tugas dari PINA Center berakhir pada 31 Desember 2019 lalu. Selama dua tahun terakhir, PINA Center telah mencatat pembiayaan investasi sekitar Rp122 triliun atau US$ 8,7 miliar.

Adapun beberapa proyek yang telah difasilitasi oleh PINA diantaranya PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melalui anak usahanya PT Energi Infranusantara (EI) dengan PT Carpediem Elektrikal Nusantara (CEN) untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di Sintang, Kalimantan Barat.

Baca Juga: Luhut sebut Jokowi telah tetapkan kepala badan otorita ibu kota baru, siapa dia?

Kerja sama konstruksi antara PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk dengan PT Girder Indonesia dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk pembangunan jalan tol ruas Ancol Timur Pluit (elevated) sebagai bagian penambahan ruang lingkup Jalan Tol ruas Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit, serta beberapa proyek lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×