kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.305   -3,00   -0,02%
  • IDX 7.276   -102,35   -1,39%
  • KOMPAS100 989   -15,47   -1,54%
  • LQ45 705   -10,66   -1,49%
  • ISSI 264   -3,53   -1,32%
  • IDX30 388   -5,36   -1,36%
  • IDXHIDIV20 477   -5,55   -1,15%
  • IDX80 111   -1,71   -1,52%
  • IDXV30 138   -1,78   -1,28%
  • IDXQ30 124   -1,48   -1,18%

Bankir senior ajak masyarakat lebih disiplin terapkan protokol kesehatan


Kamis, 28 Januari 2021 / 21:07 WIB
ILUSTRASI. Beberapa bankir senior ajak masyarakat lebih disiplin terapkan protokol kesehatan.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah bankir senior mengajak masyarakat untuk lebih patuh menaati protokol kesehatan guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19. Apalagi kini angka positif Covid-19 telah melampaui 1 juta kasus.

“Masyarakat harus lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujar Presiden Direktur PT Bank Panin Tbk (PNBN) Herwidayatmo kepada KONTAN, Kamis (28/1).

Alih-alih memperpanjang pembatasan sosial, bankir yang karib disapa Herwid ini menilai, peningkatan kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan menjadi sangat krusial.

Baca Juga: Kasus corona melebihi sejuta, 92 kabupaten/kota ini zona merah corona

Hal senada juga disampaikan Presiden Direktur PT Bank Central asia Tbk (BBCA) Jahja Setiatmadja. Ia bahkan menilai masyarakat kini mulai menyepelekan bahaya Covid-19.

“Pemerintah sudah sangat all out, namun masyarakat terlalu cuek dan tidak menganggap Covid-19 ini bahaya,” ujar Jahja.

Ia menambahkan, di tengah laju kasus positif yang terus mendaki memang perlu kembali dilakukuan pembatasan sosial. Namun ini bisa membuat ekonomi makin terpuruk dibandingkan kondisi saat ini. “Seperti buah simalakama."

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Kasus Covid-19 tembus 1 juta, sejumlah pengusaha menilai lockdown bukan solusi tepat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×