kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Bank Dunia perkirakan inflasi lampaui asumsi pemerintah


Rabu, 16 Maret 2011 / 17:34 WIB
ILUSTRASI. Belanja ritel makanan ringan; SNACK; MAKANAN KEMASAN.


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bank Dunia memprediksi inflasi tahun ini akan melebihi asumsi pemerintah 5,3%. Sebab, Bank Dunia menilai gejolak harga komoditas pangan dan minyak masih tinggi dan belum kembali pada level normal.

Ekonom utama Bank Dunia untuk Indonesia Shubham Chaudhuri menjelaskan secara keseluruhan inflasi meningkat tajam pada akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011, sebagian besar didorong oleh peningkatan harga bahan pangan. “Pemerintah dan BI perlu menstabilkan harga pangan jika tidak ingin inflasi lebih tinggi,” jelasnya, Rabu, (16/3).

Chaudhuri memproyeksikan inflasi Indonesia akan melaju sebesar 6,3% pada tahun ini. Sementara itu, pada 2012, inflasi akan mencapai 6,2%.

Meskipun harga pangan mulai menurun, Chaudhuri mengatakan pemerintah Indonesia harus tetap waspadai. Sebab, dia mengatakan, sewaktu-waktu dimungkinkan mengalami lonjakan.

Dia berharap, masa panen yang akan datang dapat lebih meredam tekanan inflasi dan menstabilkan harga bahan pangan. “Lonjakan harga dalam negeri diperkirakan akan mereda dengan masa panen,” akunya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×