kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Bank Dunia perkirakan inflasi lampaui asumsi pemerintah


Rabu, 16 Maret 2011 / 17:34 WIB
ILUSTRASI. Belanja ritel makanan ringan; SNACK; MAKANAN KEMASAN.


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bank Dunia memprediksi inflasi tahun ini akan melebihi asumsi pemerintah 5,3%. Sebab, Bank Dunia menilai gejolak harga komoditas pangan dan minyak masih tinggi dan belum kembali pada level normal.

Ekonom utama Bank Dunia untuk Indonesia Shubham Chaudhuri menjelaskan secara keseluruhan inflasi meningkat tajam pada akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011, sebagian besar didorong oleh peningkatan harga bahan pangan. “Pemerintah dan BI perlu menstabilkan harga pangan jika tidak ingin inflasi lebih tinggi,” jelasnya, Rabu, (16/3).

Chaudhuri memproyeksikan inflasi Indonesia akan melaju sebesar 6,3% pada tahun ini. Sementara itu, pada 2012, inflasi akan mencapai 6,2%.

Meskipun harga pangan mulai menurun, Chaudhuri mengatakan pemerintah Indonesia harus tetap waspadai. Sebab, dia mengatakan, sewaktu-waktu dimungkinkan mengalami lonjakan.

Dia berharap, masa panen yang akan datang dapat lebih meredam tekanan inflasi dan menstabilkan harga bahan pangan. “Lonjakan harga dalam negeri diperkirakan akan mereda dengan masa panen,” akunya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×