kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Bank Dunia perkirakan inflasi lampaui asumsi pemerintah


Rabu, 16 Maret 2011 / 17:34 WIB
ILUSTRASI. Belanja ritel makanan ringan; SNACK; MAKANAN KEMASAN.


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bank Dunia memprediksi inflasi tahun ini akan melebihi asumsi pemerintah 5,3%. Sebab, Bank Dunia menilai gejolak harga komoditas pangan dan minyak masih tinggi dan belum kembali pada level normal.

Ekonom utama Bank Dunia untuk Indonesia Shubham Chaudhuri menjelaskan secara keseluruhan inflasi meningkat tajam pada akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011, sebagian besar didorong oleh peningkatan harga bahan pangan. “Pemerintah dan BI perlu menstabilkan harga pangan jika tidak ingin inflasi lebih tinggi,” jelasnya, Rabu, (16/3).

Chaudhuri memproyeksikan inflasi Indonesia akan melaju sebesar 6,3% pada tahun ini. Sementara itu, pada 2012, inflasi akan mencapai 6,2%.

Meskipun harga pangan mulai menurun, Chaudhuri mengatakan pemerintah Indonesia harus tetap waspadai. Sebab, dia mengatakan, sewaktu-waktu dimungkinkan mengalami lonjakan.

Dia berharap, masa panen yang akan datang dapat lebih meredam tekanan inflasi dan menstabilkan harga bahan pangan. “Lonjakan harga dalam negeri diperkirakan akan mereda dengan masa panen,” akunya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×