CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Banjir, kawasan Pluit terisolasi


Sabtu, 19 Januari 2013 / 11:06 WIB
ILUSTRASI. Berbagai Penyebab Lemak Pada Perut yang Perlu Anda Ketahui


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Banjir yang menggenangi kawasan Pluit, Jakarta Utara, sejak Kamis (17/1), membuat kawasan itu terisolasi. Akses jalan terputus karena banjir.

Kompas.com yang mencoba menembus kawasan Pluit, Sabtu (19/1), terhadang genangan air setinggi lutut orang dewasa di daerah Jembatan Lima. Begitu pula di sekitar kawasan Stasiun Kota, air setinggi lutut menghadang sejumlah kendaraan.

"Makin ke utara makin dalam, setinggi setang motor," kata seorang petugas Transjakarta di depan Stasiun Kota soal situasi bajir di kawasan Pluit, tanpa merinci lokasi persis banjir.

Sementara itu, Hery, warga Muara Karang yang dihubungi Kompas.com, Sabtu, menuturkan, banjir di sekitar Mall Pluit Village setinggi leher orang dewasa. "Akses masuk-keluar putus. Kalau mau melintas bisa pakai ojek gerobak, tapi ongkosnya Rp 150.000 sekali lewat," kata dia.

Sebelumnya, Camat Penjaringan Rusdiyanto mengatakan, empat kelurahan di wilayahnya terendam banjir, yaitu di Kelurahan Kapuk, Kelurahan Penjagalan, Kelurahan Pluit, dan Kelurahan Penjaringan. Menurutnya banjir disebabkan oleh limpasan air waduk Pluit, meluapnya Kali Angke, dan intensitas hujan yang tinggi. (Alsadad Rudi/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×