kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Bahas ketahanan pangan, SBY rapat di Kementan


Senin, 06 Agustus 2012 / 10:39 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan menyiapkan tabung oksigen untuk diisi ulang di penyedia oksigen PT Samator, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (5/7/2021). ANTARA FOTO/Maulana Surya/pras.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar rapat terbatas kabinet di Kementerian Pertanian (Kementan), Senin (6/8). Rapat ini bagian dari safari Ramadan yang dilakukan SBY.

Biro pers kepresidenan menginformasikan rapat terbatas yang juga dihadiri Wakil Presiden Boediono dan jajaran menteri kabinet Indonesia Bersatu II ini berlangsung pada pukul 13.30 WIB. Rapat ini akan membahas ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2010-2014.

Setidaknya ada lima komoditas pokok yang harus diperkuat adalah padi beras, jagung, kedelai, gula dan daging sapi. Kementerian Pertanian menargetkan terjadi surplus beras 10 juta ton pada 2014.

Kementerian Pertanian telah menetapkan kebijakan pencapaian dalam ketahanan pangan selaras dengan peningkatan kesejahteraan petani. Petani sebagai subjek pembangunan ketahanan pangan. Kebijakan itu dilakukan dengan gerakan peningkatan produksi, gerakan penganekaragaman konsumsi pangan, optimaslisasi pemanfaatan lahan air, pengembangan kawasan rumah pangan lestari, penerapan teknelogi budidaya ramah lingkungan, dan pemberian fasilitas pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×