kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Bahas APBN 2020, Presiden Jokowi minta stimulus investasi dan ekspor


Senin, 22 April 2019 / 11:24 WIB
Bahas APBN 2020, Presiden Jokowi minta stimulus investasi dan ekspor


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 memberi stimulus bagi investasi dan ekspor.

"APBN 2020 harus mampu memberikan stimulus bagi peningkatan ekspor dan investasi," ujar Jokowi saat membuka Rapat Terbatas (Ratas) di Kantor Presiden, Senin (22/4).

Dua hal tersebut menjadi fokus utama bagi Jokowi. Pasalnya investasi dan ekspor dipandang sebagai kunci peningkatan daya saing perekenomian Indonesia.

Peningkatan daya siang dan daya tahan perekonomian diperlukan oleh Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi dinamika perekonomian dunia yang terus berubah.

Selain itu, APBN 2020 juga akan disusun untuk memberikan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkeadilan. Kesinambungan pembangunan pun harus dilakukan melalui perencanaan anggaran tersebut.

"Saya ingatkan yang pertama untuk kesinambungan pembangunan kita harus fokus pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perlindungan sosial," terang Jokowi.

Jokowi juga meminta agar penyusunan APBN 2020 dilakukan secara detil. Selain itu program-program yang terdapat dalam APBN tersebut harus dapat dilaksanakan dan terukur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×