kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Atasi kemacetan di daerah, SBY panggil enam gubernur


Kamis, 26 Mei 2011 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Jagung termasuk dalam salah satu makanan protein untuk diet. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/hp.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanggil enam gubernur untuk membahas masalah kemacetan lalu lintas. Keenam gubernur itu diminta menjelaskan kondisi kemacetan lalu lintas di daerahnya.

Menurutnya, pemerintah daerah harus mengatasi masalah kemacetan tersebut. Sebab, dia bilang kemacetan lalu lintas merupakan masalah yang sangat serius.

Jika tidak segera diatasi, SBY bilang kemacetan lalu lintas akan membuat warga tidak nyaman. Kemacetan lalu lintas juga, lanjutnya, membebani ongkos perekonomian sehingga membuat daya saing menurun.

SBY sendiri menilai solusi mengatasi kemacetan lalu lintas ini tidak mudah. Sebab, dia menilai kondisi kota di dalam negeri tidak dirancang untuk menampung beban kendaraan dalam jumlah besar seperti sekarang ini. "Jumlah kendaraan terus bertambah 7%,10% sampai 15% setahun. Sedangkan jalan tidak bertamabah," katanya, Kamis (26/5).

Sementara itu membuka jaringan jalan juga tidak mudah. Dia bilang, ongkosnya terlalu besar. "Belum lagi tidak mudah membebaskan lahan. Itu masalah yang kami hadapi," paparnya.

Keenam gubernur yang diundang itu berasal dari DKI Jakarta, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Sumatra Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×