kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Asian Development Bank pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2021


Rabu, 22 September 2021 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Suasana aktivitas bongkar muatan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (15/6/2021).Asian Development Bank pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2021.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 3,5% year on year (yoy).

Sebelumnya, lembaga tersebut Country Director ADB for Indonesia Jiro Tominaga mengungkapkan, proyeksi ini memang lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 4,5% yoy. 

Jiro mengatakan, penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ini tak lepas dari adanya gelombang kedua Covid-19 pada awal kuartal III-2021 yang menyebabkan adanya restriksi ketat dari pemerintah. 

“Karena adanya restriksi tersebut menekan perekonomian dan imbasnya adalah pada perekonomian di periode selanjutnya,” ujar Jiro dalam acara Asian Development Outlook 2021 Update, Rabu (22/9). 

Baca Juga: Kemajuan pengembangan rudal jelajah militer Inggris dan Prancis jadi korban AUKUS

Jiro menambahkan, sebenarnya Indonesia sudah menunjukkan perbaikan perekonomian bahkan sejak kuartal III-2020 dan terus berlanjut pada paruh pertama tahun 2021. 

Namun, memang adanya gelombang kedua Covid-19 ini menahan kinerja perbaikan perekonomian Indonesia. Namun, ia tetap mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga perekonomian. 

Nah, ke depannya, Jiro berharap pemulihan ekonomi berlanjut. Hal ini didahului dengan pemulihan kesehatan sebagai kunci dan juga pemulihan indikator ekonomi makro. 

Namun, ia tetap mengimbau Indonesia waspada dengan tantangan yang bisa dihadapi ke depannya, yaitu adanya varian baru Covid-19 dan juga risiko dari perdagangan global dan kondisi finansial global. 

Selanjutnya: Mengukur ketahanan ekonomi Indonesia menghadapi efek tapering The Fed

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×