kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Antisipasi 5-6 juta orang yang akan mendaftar CPNS, Pemerintah siapkan server portal


Kamis, 06 September 2018 / 17:59 WIB
ILUSTRASI. SELEKSI CPNS


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan peserta yang akan mendaftar dalam pembukaan calon pegawai negara sipil (CPNS) 2018 akan mencapai lima sampai enam juta orang.

Hal itu mengingat, jumlah pembukaan CPNS yang dibuka tahun ini sebanyak 238.015. Untuk itu, Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengantisipasi hal tersebut.

Salah satunya, dengan mempersiapkan server untuk portal SCCN agar tidak down. Pasalnya, portal tersebut setidaknya harus mampu diakses oleh lebih dari 5-6 juta orang pendaftar.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan-RB RB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, portal itu sejatinya sudah siap. "Saat ini SCCN sudah dalam tahap stress test, nantinya ini akan mampu dibuka oleh para pendaftar," katanya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (6/9).

Justru, pihaknya menambahkan yang perlu diperhatikan lebih adalah server yang ada dukcapil yakni server untuk NIK. "Karena sebelum daftar di SCCN, harus daftar berdasarkan NIK-nya. Nah ini kapasitasnya terbatas," tambah dia.

Maka dari itu, dalam pekan ini dirinya bersama Pansel akan meningatkatkan kapasitas dari server tersebut agar nantinya tidak ada masalah.

Tapi Setiawan menghimbau, untuk menghindari down-nya server, bagi para masyarakat setidaknya melakukan pendaftaran pada hari-hari awal pengumuman pembukaan.

"Jangan menunggu minggu-minggu terakhir karena pasti akan penuh dari rawan server jam karena traffic yang sangat padat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×