kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.875   -25,00   -0,15%
  • IDX 8.013   77,56   0,98%
  • KOMPAS100 1.130   13,49   1,21%
  • LQ45 819   3,46   0,42%
  • ISSI 283   5,25   1,89%
  • IDX30 426   0,20   0,05%
  • IDXHIDIV20 512   -2,67   -0,52%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,23   0,16%
  • IDXQ30 139   -0,40   -0,29%

Al Habsy, kelompok penyandera ABK WNI


Senin, 27 Juni 2016 / 22:34 WIB
Al Habsy, kelompok penyandera ABK WNI


Sumber: Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, salah satu kelompok bersenjata Filipina yang menyandera anak buah kapal tunda atau tugboat Charles 001 telah diketahui identitasnya.

“Salah satu sudah bisa dipastikan Al Habsy yang kemarin pertama melakukan penyanderaan,” kata Gatot usai kegiatan buka puasa bersama di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (27/6).

Sementara itu, kelompok lain yang juga menyandera ABK tersebut belum teridentifikasi.

Untuk diketahui, penyanderaan terhadap ABK tugboat Charles 001 dilakukan sebanyak dua kali. Penyanderaan pertama dilakukan terhadap tiga orang yaitu Kapten Fery Arifin (nahkoda), Muhammad Mahbrur Dahri (KKM) dan Edy Suryono (Masinis II).

Selang 1,5 jam kemudian, terjadi penyanderaan kedua terhadap empat ABK lainnya oleh kelompok berbeda, yaitu Ismail (Mualim I), Robin Piter (Juru Mudi), Muhammad Nasir (Masinis III) dan Muhammad Sofyan (Oilman).

Selain identitas, Gatot mengaku, pihaknya telah mengidentifikasi lokasi keberadaan empat ABK yang disandera. Dari informasi sementara yang diperoleh, empat ABK diketahui berada di wilayah Jolo, Filipina.

“Tapi itu perlu diverifikasi lagi. Terpisah, empat orang dan tiga terpisah,” ujarnya. (Dani Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×