kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.751   7,00   0,04%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Aksi 1.000 lilin Ahok diminta jaga ketertiban


Sabtu, 13 Mei 2017 / 19:10 WIB


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Aksi solidaritas 1.000 lilin di berbagai daerah di Indonesia pasca penjatuhan vonis terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jangan sampai mengganggu ketertiban umum.

Hal ini dinyatakan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jenderal TNI (Purnawirawan) Wiranto, di Jakarta, Sabtu (13/5).

Menurut dia, negara mengakui hak-hak individu dan hak-hak kelompok untuk mengekspresikan pendapatnya.

"Orang (ber)simpati lalu membuat suatu aksi selama tidak mengganggu ketertiban umum, tidak menggangu orang lain dan sudah meminta izin ya boleh-boleh saja," kata Wiranto.

Sebelumnya, sejumlah aksi dilakukan masyarakat Indonesia sebagai bentuk protes dan keprihatinan atas vonis 2 tahun yang diterima Ahok dalam kasus penistaan agama. Sejumlah aksi dilakukan dengan menyalakan lilin dan membentangkan poster dukungan terhadap Ahok.

Mereka yang melakukan aksi tak hanya ada di Jakarta, melainkan juga daerah-daerah lainnya di Indonesia. Aksi serupa bahkan dilakukan WNI yang sedang berada di luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×