kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Stok cukup, pemerintah ogah impor beras


Jumat, 20 Agustus 2010 / 15:07 WIB
Stok cukup, pemerintah ogah impor beras


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

CIREBON. Pemerintah belum berencana mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasalnya, stok beras saat ini masih cukup.

Menteri Pertanian Suswono berasalan, kenaikan harga beras bukan karena stok yang kurang melainkan akibat konsumsi yang naik. "Stok cukup. Insya Allah tidak ada impor beras," kata Suswono, Jumat (20/8).

Suswono optimistis pasokan beras akan cukup hingga akhir tahun. Sebab, musim hujan yang terjadi pada Agustus ini akan memberikan kesempatan bagi petani menanam padi sebanyak tiga kali. "Dengan adanya hujan, Desember kita bisa panen. Musim hujan ini keuntungan juga buat Indonesia," ucapnya.

Karena itu, pemerintah optimistis suplai beras dalam negeri pada tahun ini masih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa memperkirakan pasokan beras akan mengalami surplus 5 juta ton.

Untuk memastikan ketersediaan beras, Hatta telah memberikan instruksi kepada Bulog untuk tetap menjaga isi di setiap gudang. Tak hanya di tingkat provinsi tapi juga kabupaten.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×