kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Akhir tahun 2019, wisman Malaysia masih banjiri Indonesia


Selasa, 04 Februari 2020 / 10:05 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan Malaysia masih banjiri Indonesia pada bulan Desember 2019. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/12/2019


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wisatawan Malaysia masih banjiri Indonesia pada bulan Desember 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dari 1,38 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), sebanyak 239,6 ribu atau 17,4% berasal dari negeri jiran tersebut.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, kunjungan wisman ke Indonesia menurut kebangsaan tidak menunjukkan perubahan posisi dari waktu-waktu sebelumnya.

Setelah Malaysia, posisi kedua ada Singapura dengan 207,3 ribu kunjungan, atau 15,1% dari total jumlah kunjungan. Disusul kemudian dengan wisman China yang berkontribusi 11,2% atau sebanyak 154,2 ribu kunjungan.

Lebih lanjut, ada Australia dengan 125,6 ribu kunjungan atau dengan kontribusi 9,1%, Timor Leste dengan kontribusi 7,7% atau sebanyak 106,6 ribu kunjungan, dan dari negara lainnya dengan kontribusi 39,5% atau sebanyak 543,6 ribu kunjungan.

Sementara itu, bila dilihat dari peningkatan jumlah kunjungan wisman, negara Afrika Selatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu 140,24% mom bila dibandingkan dengan kunjungan wisman mereka pada bulan November 2019.

Disusul kemudian dengan Timor Leste dengan peningkatan jumlah kunjungan wisman sebesar 29,66% mom dan Rusia dengan peningkatan sebesar 28,27% pada bulan Desember lalu.

Hanya saja, jumlah kunjungan wisman Hong Kong tercatat mengalami penurunan terbesar bila dibandingkan dengan bulan November 2019, yaitu sebesar 37,80% mom. Disusul dengan Prancis yang turun 21,89% mom, dan Vietnam yang turun 18,09% mom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×