kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Ajakan Indonesia bergabung TPP kian kencang


Rabu, 25 Januari 2017 / 22:15 WIB
Ajakan Indonesia bergabung TPP kian kencang


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Mundurnya Amerika Serikat (AS) dari rencana keikutsertaannya dalam forum perdagangan Trans Pacific Partnership (TPP), membuat tawaran kepada Indonesia untuk bergabung semakin kencang.

Menurut Kepala Badan Koordiansi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, salah satu tawaran datang dari Australia yang merupakan salah satu anggota dari TPP.

Namun, saat ini pemerintah masih belum memutuskan apakah akan tetap ikut adalam TPP atau tidak. "Saya belum bicarakan dengan Kementerian Perdagangan dan lainnya terkait ajakan Australia ini," ujar Tom.

Yang jelas, Tom mengaku kalau Indonesia masih fokus untuk menjalinkerjasama perdagangan bilateral CEPA dengan Uni Eropa dan Australia. Selain itu, Indonesia juga masih menjajaki kerjasama perdagangan dengan negara-negara yang tergabung dalam European Free Trade Association (EFTA).

Tom menilai EFTA sangat penting bagi ekonomi Eropa selain Uni Eropa. Pemerintah menargetkan CEPA dengan Australia dan kerjasama dengan EFTA bisa terealisasi tahun 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×