kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.875   -113,00   -0,63%
  • IDX 6.134   12,16   0,20%
  • KOMPAS100 795   1,63   0,21%
  • LQ45 608   0,09   0,02%
  • ISSI 213   1,44   0,68%
  • IDX30 337   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 429   2,04   0,48%
  • IDX80 91   0,18   0,20%
  • IDXV30 116   0,81   0,70%
  • IDXQ30 110   0,25   0,23%

Airlangga: Biodiesel 30% bisa hemat devisa impor Rp 112 triliun


Jumat, 29 November 2019 / 12:59 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) bersama Menteri Pendidikan dan kebudayaan Nadiem Makarim (kiri) saat memberikan papran di Kompas 100 CEO Forum 2019 di Jakarta, Kamis (28/11). Kompas 100 CEO Forum 2019 mengangkat tema 'CE


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menjelaskan, salah satu upaya pemerintah untuk menekan impor migas dengan biodiesel. Akhir tahun lalu, pemerintah telah menerapkan biodiesel 20% (B20) dan Januari nanti tingkat crude palm oil ( B30) bakal ditingkatkan menjadi 30% (B30).

Menurut Airlangga, dengan penyerapan minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) sebanyak 10 juta kiloliter (KL) untuk memenuhi kebutuhan B30, Indonesia bisa menghemat devisa dari impor migas hingga US$ 8 miliar atau sekitar Rp 112,8 triliun (kurs Rp 14.000).

Baca Juga: Jokowi minta CAD tuntas dalam empat tahun, Menko Airlangga siapkan jurus quick-wins

“Jadi kalau sekarang dengan program B30 itu kebutuhan kelapa sawit terserap CPO itu 10 juta kiloliter. Berarti penghematan devisa itu bisa mencapai US$ 8 billion dan ini bisa efektif mengurangi defisit neraca dagang,” kata Airlangga dalam acara Kompas100 CEO Forum, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Program B30 tersebut merupakan peta jalan pemerintah untuk mengurangi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD).

Secara bertahap, pemerintah bakal meningkatkan persentase dari CPO di biodiesel hingga 100% Pemerintah menargetkan program biodiesel tersebut bisa diterapkan dalam dua tahun ke depan.

Baca Juga: Di depan dewan bisnis EU-ASEAN, Presiden Jokowi protes soal diskriminasi sawit




TERBARU

[X]
×