kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ahok mengklaim DKI dapatkan Blok A


Rabu, 24 Juli 2013 / 09:33 WIB
Ahok mengklaim DKI dapatkan Blok A
ILUSTRASI. IHSG berpeluang kembali menguat setelah mencetak rekor all time high pada perdagangan Rabu (23/2). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU


Reporter: Fahriyadi | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Sengketa antara PD Pasar Jaya dan PT Priamanaya Djan International (PDI) atas pasar Blok A Tanah Abang akhirnya usai dan berujung damai. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok) mengklaim, perusahaan milik Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz itu sudah menyerahkan kembali wilayah itu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Mengingatkan saja, PDI dan Pasar Jaya awalnya bekerjasama untuk pembangunan dan pemasaran Blok A. Namun kerjasama dihentikan, karena berdasar audit BPKP, PDI malah menyewakan kios, bukan menjualnya. Audit juga menemukan kerugian negara Rp 179 miliar. PDI tak terima dan menggugat Pasar Jaya, tapi kalah. PDI malah kena denda dan harus bayar Rp 8,2 miliar kepada Pasar Jaya.

Namun, putusan itu terkatung-katung, karena kedua pihak sama-sama banding. Bersamaan itu, dua pihak juga terus membahas renegosiasi kontrak.

"Pembahasan selesai, PT PDI sudah mau menyerahkan Pasar Tanah Abang kepada DKI," ujar Basuki, tanpa merinci, Selasa (23/7). Setelah prosedur penyerahan beres, pemprov akan menyerahkan blok itu ke Pasar Jaya.

Anehnya, Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis, malah mengaku belum tahu soal ini. Menurutnya, kedua pihak masih terus membahas masalah ini. Djan Faridz juga enggan memberi tanggapan soal masalah ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×