kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Agustus, Moody's ramal defisit neraca dagang akan menyempit jadi US$ 1,09 miliar


Senin, 17 September 2018 / 06:29 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Moody's Analytics memprediksi, neraca perdagangan Indonesia akan kembali defisit pada Agustus tahun ini. Kendati demikian, nilainya tidak sebesar bulan sebelumnya. Pertumbuhan ekspor sepertinya belum mampu melampaui kinerja impor.

Dalam risetnya, Moody's memperkirakan, defisit neraca perdagangan akan menyempit menjadi US$ 1,09 miliar, setelah mencatat defisit US$ 2,03 miliar di Juli lalu. Menurut Moody's, impor bulan Juli yang besar dan kuat disebabkan oleh defisit baik di sektor migas maupun nonmigas, yang biasanya defisit hanya terjadi pada sektor migas saja.

Menurut Moody's, pelemahan nilai tukar rupiah berperan pada kinerja impor. "Karena telah berada di antara mata uang berkinerja terburuk di Asia di tahun ini," kata Moody's dalam keterangannya.

Namun, lembaga internasional itu memperkirakan, defisit neraca perdagangan kemungkinan bisa kembali mencatat surplus dalam beberapa bulan mendatang.

Hal itu didorong oleh sejumlah langkah yang diambil pemerintah dalam mengendalikan impor mulai bulan ini, termasuk rencana penundaan proyek-proyek energi yang berat impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×