kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   0,00   0,00%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Agung Laksono: Hary Tanoe belum masuk Golkar


Selasa, 22 Januari 2013 / 11:28 WIB
ILUSTRASI. Kurs jual beli rupiah-dolar AS di BRI. KONTAN/Fransiskus Simbolon/05/09/2018


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sejumlah partai politik sudah siap menampung Hary Tanoesodibjo yang keluar dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Salah satunya adalah Partai Golongan Karya (Golkar).

Namun hingga saat ini, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono mengaku bos MNC Group tersebut belum menjadi kader partainya. "Kami tidak menari-narik. Tapi kalau mau masuk ke Golkar ya welcome saja," katanya di Istana, Selasa (22/1).

Menurutnya, kalau Hary Tanoe berniat bergabung tentu akan menyampaikan maksud dan tujuannya ke Golkar. "Kami terbuka, welcome pada siapa pun kalau sudah jelas maksud dan tujuannya," ujarnya.

Hary Tanoe memutuskan hengkang dari Partai NasDem karena merasa tidak lagi sevisi dengan Ketua Dewan Majelis Partai NasDem Surya Paloh. Mantan Ketua Dewan Pakar Partai NasDem ini menuding Surya Paloh berambisi menjadi Ketua Umum Partai NasDem.

Pasca hengkang dari Nasdem, Hary Tanoe pun menjadi rebutan sejumlah partai. Beberapa partai menyatakan siap menampung pengusaha tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×