kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Abraham Samad dan Sutarman duduk bersama


Rabu, 08 Agustus 2012 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Di tengah polemik yang terjadi, antara Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK), dengan Kepolisian RI, kedua petinggi institusi bertemu dalam acara buka puasa bersama, di Markas Besar Kepolisian RI, Rabu (8/8).

Dalam acara tersebut, Ketua KPK, Abraham Samad, dan Kabareskrim, Sutarman juga tampak akrab berbincang dalam satu meja. Sesekali di antara perbincangan keduanya sesekali saling tertawa.

Sutarman mengaku, tidak ada pembicaraan serius yang dilakukan. "Hanya soal yang ringan-ringan saja," kilah Sutarman.

Seperti kita ketahui, antara KPK dan Kepolisian saat ini tengah bersengketa soal penanganan kasus korupsi pada proyek pengadaan simulator mengemudi. Baik KPK dan Kepolisian sama-sama mengklaim berhak menangani kasus tersebut.

Bahkan, keduanya sudah menetapkan sejumlah tersangka. Ada empat tersangka yang ditetapkan KPK, sedangkan Kepolisian sudah menetapkan lima orang tersangka, empat di antaranya sudah ditahan.

Sementara itu ketika dikonfirmasi soal penyelesaian sengketa ini, Abraham enggan mengomentarinya. "Tunggu saja nanti perkembangannya," singkat Abraham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×