kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Abraham Samad dan Sutarman duduk bersama


Rabu, 08 Agustus 2012 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Di tengah polemik yang terjadi, antara Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK), dengan Kepolisian RI, kedua petinggi institusi bertemu dalam acara buka puasa bersama, di Markas Besar Kepolisian RI, Rabu (8/8).

Dalam acara tersebut, Ketua KPK, Abraham Samad, dan Kabareskrim, Sutarman juga tampak akrab berbincang dalam satu meja. Sesekali di antara perbincangan keduanya sesekali saling tertawa.

Sutarman mengaku, tidak ada pembicaraan serius yang dilakukan. "Hanya soal yang ringan-ringan saja," kilah Sutarman.

Seperti kita ketahui, antara KPK dan Kepolisian saat ini tengah bersengketa soal penanganan kasus korupsi pada proyek pengadaan simulator mengemudi. Baik KPK dan Kepolisian sama-sama mengklaim berhak menangani kasus tersebut.

Bahkan, keduanya sudah menetapkan sejumlah tersangka. Ada empat tersangka yang ditetapkan KPK, sedangkan Kepolisian sudah menetapkan lima orang tersangka, empat di antaranya sudah ditahan.

Sementara itu ketika dikonfirmasi soal penyelesaian sengketa ini, Abraham enggan mengomentarinya. "Tunggu saja nanti perkembangannya," singkat Abraham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×