kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

64 Eksportir Tambang Dapat Relaksasi DHE SDA, Ini Daftar Lengkapnya


Minggu, 30 Agustus 2026 / 15:49 WIB
64 Eksportir Tambang Dapat Relaksasi DHE SDA, Ini Daftar Lengkapnya
ILUSTRASI. Pemerintah memberikan kelonggaran dalam kewajiban penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) bagi 64 eksportir sektor pertambangan (Dok/HAIS)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah memberikan kelonggaran dalam kewajiban penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) bagi 64 eksportir sektor pertambangan. Kebijakan ini memberikan ruang bagi eksportir yang memenuhi persyaratan tertentu untuk menempatkan sebagian DHE SDA dalam jangka waktu yang lebih singkat.

Relaksasi tersebut diberikan kepada eksportir yang memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam Pasal 18A Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026.

Berdasarkan ketentuan tersebut, eksportir yang memenuhi kriteria hanya diwajibkan menempatkan paling sedikit 30% DHE SDA selama minimal tiga bulan.

Ketentuan tersebut berlaku untuk Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) mulai 1 September 2026.

Kebijakan ini lebih fleksibel dibandingkan ketentuan umum yang berlaku bagi sektor pertambangan nonmigas. Berdasarkan aturan umum, eksportir masih diwajibkan menempatkan 100% DHE SDA selama minimal 12 bulan pada Bank Devisa BUMN.

Baca Juga: RUU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Tindak Pidana, Korupsi hingga Perdagangan Orang

Pilihan Bank Penempatan DHE SDA Diperluas

Tidak hanya memberikan relaksasi dari sisi besaran dan jangka waktu penempatan, pemerintah juga memperluas pilihan bank yang dapat digunakan untuk menempatkan DHE SDA.

Sebanyak 15 bank devisa ditetapkan sebagai tempat penempatan Rekening Khusus DHE SDA bagi eksportir yang menggunakan fasilitas berdasarkan Pasal 18A.

Jumlah tersebut terdiri atas lima bank devisa BUMN dan 10 bank devisa non-BUMN.

Meski mendapatkan relaksasi dalam kewajiban penempatan, eksportir tetap harus memasukkan atau merepatriasi 100% DHE SDA ke dalam Sistem Keuangan Indonesia.

Pengaturan mengenai DHE SDA merupakan pelaksanaan amanat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 agar kekayaan alam Indonesia digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Daftar 64 Eksportir Penerima Relaksasi DHE SDA

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, terdapat 64 eksportir yang memenuhi kriteria Pasal 18A per 1 September 2026.

Daftar tersebut diperoleh melalui pemadanan data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dalam Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), data pertambangan migas dan nonmigas sejak Maret 2025 hingga Juli 2026, serta data kepemilikan saham dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU).

Selanjutnya, Bank Indonesia melakukan penyaringan berdasarkan kriteria Pasal 18A. Daftar eksportir tersebut bersifat dinamis dan akan direviu setiap bulan.

Daftar eksportir yang menjadi dasar pengawasan kewajiban DHE SDA untuk PPE September 2026 akan dipublikasikan paling lambat pada minggu kedua Oktober 2026 melalui laman resmi Bank Indonesia.

Baca Juga: Begini Sikap Pemerintah Soal RUU Perampasan Aset

Berikut 64 eksportir yang memenuhi kriteria Pasal 18A:

  1. PT Freeport Indonesia

  2. PT Vale Indonesia Tbk

  3. PT Suprabari Mapanindo Mineral

  4. PT Matanusa Artarona Sejahtera

  5. PT Energi Bara Internasional

  6. PT Preformed Line Products Indonesia

  7. PT Yong Wang Indonesia

  8. PT Obsidian Stainless Steel

  9. PT Huayue Nickel Cobalt

  10. PT Zhongtsing New Energy

  11. PT Shuosi Indonesia Investment

  12. PT Wanxiang Nickel Indonesia

  13. PT Kao Rahai Smelters

  14. PT ESG New Energy Material

  15. PT Universe Smelter Metal Industry

  16. PT Mitra Sukses Globalindo

  17. PT Jade Bay Metal Industry

  18. PT Huafei Nickel Cobalt

  19. PT Andalan Metal Industry

  20. PT Youshan Nickel Indonesia

  21. PT CNGR Ding Xing New Energy

  22. PT Perkasa Metal Industry

  23. PT Westrong Metal Industry

  24. PT Huake Nickel Indonesia

  25. PT Sunny Metal Industry

  26. PT Obi Nickel Cobalt

  27. PT Wanatiara Persada

  28. PT Borneo Alumindo Prima

  29. PT Indonesia BTR New Energy Material

  30. PT Pinang Export Indonesia

  31. PT Green Eco Nickel

  32. PT Huaneng Metal Industry

  33. PT Jiaman New Energy

  34. PT Virtue Dragon Nickel Industry

  35. PT Metal Smeltindo Selaras

  36. PT Unity Nickel Alloy Indonesia

  37. PT Dexin Steel Indonesia

  38. PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel

  39. PT Nadesico Nickel Industry

  40. PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia

  41. PT Halmahera Persada Lygend

  42. PT Lipe Metal Industry

  43. PT Kinxiang New Energy Technologies Indonesia

  44. PT Indonesia Guang Ching Nickel & Stainless Steel Industry

  45. PT Hengsheng New Energy Material Indonesia

  46. PT Yashi Indonesia Investment

  47. PT QMB New Energy Materials

  48. PT Indonesia Ruipu Nickel and Chrome Alloy

  49. PT Kinrui New Energy Technologies Indonesia

  50. PT Rarlon Metal Indonesia

  51. PT Detian Coking Indonesia

  52. PT Karunia Permai Sentosa

  53. PT Well Harvest Winning Alumina Refinery

  54. PT Sulawesi Mining Investment

  55. PT Meiming New Energy Material

  56. PT Citra Asia Raya

  57. PT Deguang Industrial Indonesia

  58. PT JYL Indo Trading

  59. PT Guangchingde Metal Rolling

  60. PT Mijiale Sukses Indonesia

  61. PT Asia Logam Perkasa

  62. PT Halmahera Jaya Feronikel

  63. PT Kalimantan Ferro Industry

  64. PT Risun Wei Shan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×