kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

62.000 Koperasi berstatus tak aktif


Jumat, 11 September 2015 / 20:45 WIB
62.000 Koperasi berstatus tak aktif


Sumber: Antara | Editor: Sanny Cicilia

TEMANGGUNG.  Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan sekitar 62.000 koperasi tidak aktif dikeluarkan dari dari database nasional.

"Koperasi yang masih sehat sekarang sekitar 147.000 koperasi," katanya usai membuka Temanggung Fair di Gedung Pemuda di Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (11/9). Koperasi aktif tersebut sudah mendapat nomor induk koperasi.

"Kami ingin memperkecil jumlah koperasi. Yang ditonjolkan nanti kualitas koperasi. Sebanyak 147.000 koperasi tersebut akan kami bina dengan baik dengan diberi nomor induk koperasi," kata Puspayoga.

Ia mengatakan, mendatang yang difokuskan bukan sekadar penambahan badan koperasi, tapi jumlah anggota koperasi. Sebanyak 147.000 koperasi tersebut memiliki anggota aktif sekitar 35 juta.

Ia mengatakan, fungsi Kementerian Koperasi dan UKM adalah pembinaan agar manajemen mereka bagus. "Setelah menajemennya bagus kemudian bisa akses pembiayaan. Sekarang bunga kredit usaha rakyat (KUR) di bank sudah turun dari 22% menjadi 12%," katanya.

"Tahun depan kami perjuangkan lagi bunga KUR turun menjadi 9%. Hal itu salah satu tugas pokok dan fungsi Kementerian Koperasi dan UKM," katanya. (Heru Suyitno)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×