kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

5.000 buruh akan turun ke jalan


Senin, 17 Juni 2013 / 09:53 WIB
5.000 buruh akan turun ke jalan
ILUSTRASI. Botol berisi vaksin Covid-19 Pfizer.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Forum Buruh DKI rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Senin (17/6).

Presidium Forum Buruh DKI, Mahmud mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan 5.000 massa buruh yang akan tersebar di beberapa titik seperti depan gedung DPR, depan istana merdeka, depan gedung Balaikota DKI, dan kawasan industri Pulogadung.

"Total 5.000 massa buruh dari 17 serikat pekerja dan 3 konfederasi pekerja," ujar Mahmud, Senin (17/6).

Mahmud menyebut bahwa rencana aksi unjuk rasa ini akan dilakukan mulai pukul 10.00-17.00 WIB. Menurutnya, kenaikan harga BBM akan menyulitkan buruh dan warga miskin pada umumnya.

Sebab, kenaikan BBM juga akan memicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Terlebih, Mahmud bilang banyak buruh di Jakarta yang belum menerima upah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI.

"Ini yang akan coba kami perjuangkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×