kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

5.000 buruh akan turun ke jalan


Senin, 17 Juni 2013 / 09:53 WIB
ILUSTRASI. Botol berisi vaksin Covid-19 Pfizer.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Forum Buruh DKI rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Senin (17/6).

Presidium Forum Buruh DKI, Mahmud mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan 5.000 massa buruh yang akan tersebar di beberapa titik seperti depan gedung DPR, depan istana merdeka, depan gedung Balaikota DKI, dan kawasan industri Pulogadung.

"Total 5.000 massa buruh dari 17 serikat pekerja dan 3 konfederasi pekerja," ujar Mahmud, Senin (17/6).

Mahmud menyebut bahwa rencana aksi unjuk rasa ini akan dilakukan mulai pukul 10.00-17.00 WIB. Menurutnya, kenaikan harga BBM akan menyulitkan buruh dan warga miskin pada umumnya.

Sebab, kenaikan BBM juga akan memicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Terlebih, Mahmud bilang banyak buruh di Jakarta yang belum menerima upah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI.

"Ini yang akan coba kami perjuangkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×