kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

5.000 buruh akan turun ke jalan


Senin, 17 Juni 2013 / 09:53 WIB
5.000 buruh akan turun ke jalan
ILUSTRASI. Botol berisi vaksin Covid-19 Pfizer.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Forum Buruh DKI rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Senin (17/6).

Presidium Forum Buruh DKI, Mahmud mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan 5.000 massa buruh yang akan tersebar di beberapa titik seperti depan gedung DPR, depan istana merdeka, depan gedung Balaikota DKI, dan kawasan industri Pulogadung.

"Total 5.000 massa buruh dari 17 serikat pekerja dan 3 konfederasi pekerja," ujar Mahmud, Senin (17/6).

Mahmud menyebut bahwa rencana aksi unjuk rasa ini akan dilakukan mulai pukul 10.00-17.00 WIB. Menurutnya, kenaikan harga BBM akan menyulitkan buruh dan warga miskin pada umumnya.

Sebab, kenaikan BBM juga akan memicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Terlebih, Mahmud bilang banyak buruh di Jakarta yang belum menerima upah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI.

"Ini yang akan coba kami perjuangkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×