kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.868   -67,00   -0,37%
  • IDX 5.824   -72,21   -1,22%
  • KOMPAS100 755   -9,71   -1,27%
  • LQ45 576   -7,58   -1,30%
  • ISSI 201   -1,71   -0,84%
  • IDX30 327   -4,03   -1,22%
  • IDXHIDIV20 403   -4,47   -1,10%
  • IDX80 86   -1,04   -1,20%
  • IDXV30 109   -0,95   -0,86%
  • IDXQ30 106   -1,21   -1,14%

5 Komponen ekspor non-migas mengalami kenaikan


Senin, 01 Desember 2014 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Spesifikasi Minecraft 1.20 Android dan iOS, Segini Ukuran atau Size Download


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ekspor non-migas yang tinggi dan berimbas pada surplus neraca non migas yang meningkat menjadi penyebab neraca dagang Oktober 2014 surplus US$ 23,2 juta. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan ada lima komponen ekspor non-migas yang naik.

Pertama, lemak dan minyak hewan nabati. Bila dibanding September 2014, eskspor lemak dan minyak hewan nabati pada Oktober 2014 naik cukup tinggi sebesar 29,73%. "Ini karena ada kenaikan harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil masing-masing sebesar 1,83% dan 3,43%," ujar Suryamin dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (1/12).

Kedua, ekspor dan mesin peralatan listrik naik 1,6% dibanding bulan sebelumnya. Ketiga, mesin dan pesawat mekanik naik 20%.

Keempat, kendaraan dan bagian-bagiannya naik 1,6%. Kelima, perhiasan dan permata naik 21,8%. Alhasil, surplus neraca non-migas pada bulan Oktober 2014 mencapai US$ 1,13 miliar atau naik dari surplus bulan sebelumnya yang sebesar US$ 758,7 juta.

Dari Januari-Oktober 2014, neraca non-migas tercatat surplus sebesar US$ 9,08 miliar. Sementara itu, neraca non migas mencatat defisit hingga US$ 10,73 miliar pada Januari-Oktober 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×