kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

3.000 Pramuka Disabilitas Ikuti Literasi Keuangan, Wamenkeu: Ini Landasan Pembangunan


Kamis, 14 Agustus 2025 / 18:14 WIB
3.000 Pramuka Disabilitas Ikuti Literasi Keuangan, Wamenkeu: Ini Landasan Pembangunan
ILUSTRASI. Hal itu disampaikannya dalam agenda konfrensi pers Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2025 dengan peserta 3.000 pramuka disabilitas, yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan bersama Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpnan (LPS), yang belangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (14/8)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas M. Djiwandono menegaskan, pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi bagi pembangunan bangsa yang lebih besar.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2025, yang diikuti 3.000 pramuka disabilitas.

Baca Juga: SeaBank Dorong Pemerataan Literasi Keuangan Bagi Perempuan UMKM

Acara ini digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (14/8/2025).

“Literasi itu fondasi dari hal-hal yang lebih besar. Dengan pengetahuan keuangan, kita ingin ini menjadi landasan untuk membangun bangsa,” ujar Thomas kepada wartawan.

Thomas mengapresiasi inisiatif OJK, khususnya Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, yang menggagas kegiatan inklusif bagi penyandang disabilitas. Ia mengaku terinspirasi oleh semangat para peserta.

Baca Juga: Gen Z Minim Literasi Finansial, Ini Tips Atur Uang agar Tak Boros

"Tadi saya mendengar pertanyaan-pertanyaan mereka, dan menjelaskan bahwa mereka juga sudah menabung. Itu suatu fondasi yang kokoh, sekaligus berarti bagi kami para pemangku kebijakan,” imbuhnya.

Menurut Thomas, kegiatan LIKE IT 2025 tidak hanya menjadi ajang edukasi keuangan, tetapi juga momentum bagi pemerintah untuk belajar dari semangat generasi muda, termasuk kelompok disabilitas, dalam mengelola keuangan secara bijak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×